Current Section Editorial Guide
RelGeo Language Spec Editorial Guide
Status dokumen: Informative
Tanggal: 2026-07-22
Dokumen ini menjelaskan aturan editorial untuk menulis dan merawat dokumen di id/.
Tujuannya adalah menjaga konsistensi struktur, penomoran, istilah, navigasi, dan kualitas dua-permukaan tanpa mengubah kontrak DSL secara tidak sengaja.
Konteks versioning:
id/adalah spec lengkap yang aktif untuk implementasi saat ini- pohon ini saat ini merepresentasikan
RelGeo DSL v0.5 - delta versi hidup di luar pohon spec aktif dan tidak menggantikan status normatif
id/ - default field
versionpada dokumen sebaiknya dibahas sebagai “versi spec aktif saat runtime”, bukan sebagai angka yang dianggap abadi - folder
en/disiapkan untuk surface publik bahasa Inggris, tetapi belum menggantikan status normatifid/
1. Peran Dokumen
Gunakan panduan ini untuk:
- menambah bab baru
- memecah bab yang sudah ada
- merapikan bahasa dan heading
- meninjau apakah perubahan bersifat editorial atau semantik
Panduan ini bukan dokumen normatif DSL.
2. Aturan Penomoran
- nama file chapter harus memakai format
NN-slug.md NNmengikuti urutan baca utama spec- heading utama file harus cocok dengan nomor file
- subheading bernomor harus mengikuti nomor chapter yang sama
Contoh:
# 12. Expressions
## 12.1 Arithmetic Operators
## 12.2 Built-in Functions
Jika sebuah bab dipecah:
- tentukan dulu urutan baca barunya
- renumber file yang terdampak secara berurutan
- perbarui heading internal
- perbarui tautan silang dan navigasi
prev/next
3. Aturan Struktur
Setiap chapter normatif sebaiknya memakai pola berikut bila relevan:
- ringkasan singkat tujuan bab
- syntax
- fields atau properties
- semantics atau rules
- contoh
- navigasi
prev/next
Tidak semua bab harus memakai semua section di atas, tetapi label helper yang dipakai harus konsisten.
Label helper yang disarankan:
SyntaxFieldsPropertiesPlacementSemanticsRulesAnchorsResult Shape
Hindari membuat variasi baru bila label yang ada sudah cukup.
4. Aturan Bahasa
- narasi utama boleh berbahasa Indonesia
- istilah teknis DSL boleh tetap memakai English bila lebih presisi
- label struktural sebaiknya konsisten dalam English
- hindari campuran istilah untuk fungsi yang sama dalam bab yang berdekatan
Contoh yang diutamakan:
Syntax, bukan campuranSyntaxdanSintaksRules, bukan campuranRulesdanAturanpada level headingSemantics, bukan variasi acak sepertiPerilakukecuali memang bab itu membutuhkan istilah domain khusus
5. Aturan Link dan Navigasi
- gunakan relative links di dalam dokumen
- jangan gunakan local absolute path
- setiap chapter normatif sebaiknya punya navigasi bawah:
[← Bab Sebelumnya](...) | [↑ Index](README.md) | [Bab Berikutnya →](...)
- navigasi harus mengikuti urutan baca global, bukan hanya urutan folder
- jika nama file berubah, perbarui seluruh referensi yang menunjuk ke file itu
- link dan navigasi harus tetap masuk akal baik saat dibuka sebagai file Markdown mentah maupun saat tampil di website
Aturan boundary tambahan:
- hindari link ke dokumen di luar pohon spec
- source spec aktif harus tetap portable jika nanti dipindah ke repo sendiri
- jika butuh konteks sejarah, audit, atau strategi, jelaskan secara naratif tanpa membuat ketergantungan link keluar-repo
5A. Aturan Bilingual
Pohon spec sekarang bersifat bilingual secara struktur.
Aturan praktisnya:
id/adalah source normatif aktifen/adalah surface publik bahasa Inggris yang harus dijaga konsisten arahnya- jangan memindahkan kontrak normatif aktif ke
en/sebelum ada keputusan editorial yang eksplisit - docs-site boleh memakai route publik yang stabil walau source internal aktif tetap berada di
id/
Saat menambah atau mengubah dokumen:
- perubahan semantik harus masuk ke
id/terlebih dahulu en/boleh tertinggal sementara, tetapi statusnya harus jelas- bila halaman
en/belum punya isi penuh, gunakan placeholder yang jujur daripada terjemahan parsial yang menyesatkan - hindari menyebut
en/sebagai source of truth selama kontrak aktif masih dipelihara diid/
Tujuan aturan ini:
- menjaga agar implementasi, audit, dan sejarah versi tetap merujuk ke satu rumah normatif aktif
- tetap membuka jalan bagi website dan dokumentasi publik bilingual
- mencegah drift diam-diam antara bahasa Indonesia dan Inggris
- menjaga agar submodule spec tidak bergantung pada konteks root workspace
5B. Aturan Dua-Permukaan
Pohon spec harus lulus sebagai source publik dua-permukaan:
- permukaan mentah, yaitu tetap enak dibaca langsung di IDE atau editor teks
- permukaan ter-render, yaitu tetap rapi saat ditampilkan di website resmi
Implikasinya:
- jangan menulis dokumen yang hanya bagus di website
- jangan menulis dokumen yang hanya enak dibaca sebagai Markdown mentah tetapi rusak saat dirender
- presenter atau docs-site harus mengikuti dokumen yang baik, bukan menyelamatkan dokumen yang buruk
- kualitas source lebih penting daripada trik presentasi sementara
Hal-hal yang harus dijaga sekaligus:
- heading jelas saat dibaca mentah
- penomoran file dan heading tetap konsisten
- link relatif tidak rusak
prev/nexttidak tumpang tindih- index section tetap jelas
- tidak ada asumsi path lokal atau struktur mesin tertentu
- tidak ada ketergantungan link keluar-repo dari source spec aktif
6. Aturan Perubahan
Pisahkan dua jenis perubahan ini:
- perubahan editorial
- perubahan semantik
Perubahan editorial mencakup:
- rename file
- renumber heading
- perapian istilah heading
- perbaikan tautan
- perbaikan tata bahasa tanpa mengubah makna kontrak
Perubahan semantik mencakup:
- menambah field baru
- mengubah aturan validasi
- mengubah evaluation order
- mengubah behavior resolver, runtime, atau renderer
- mengubah batasan normatif
Jangan campur perubahan editorial besar dengan perubahan semantik besar dalam satu langkah bila bisa dihindari.
Untuk perubahan lintas versi:
- siapkan delta atau proposal versi di luar pohon spec aktif
- evaluasi apakah delta itu sudah benar-benar diadopsi implementasi atau dinaikkan menjadi kontrak aktif
- serap kontrak normatifnya ke
id/ - setelah diserap, source of truth tetap berada di pohon spec aktif ini
7. Checklist Review
Sebelum menyelesaikan perubahan pada language spec, cek:
- apakah nomor file dan heading utama sudah cocok
- apakah subheading bernomor masih benar
- apakah
prev/nextsudah linear - apakah semua link internal masih valid
- apakah label helper konsisten
- apakah perubahan ini editorial atau semantik sudah jelas
- apakah dokumen ini masih layak dibaca dari atas ke bawah oleh pembaca baru
- apakah dokumen ini tetap nyaman dibaca sebagai file mentah di IDE
- apakah dokumen ini tetap rapi dan layak saat dirender di website
8. Boundary Repo
Pohon spec harus diperlakukan sebagai repo mandiri.
Aturannya:
- root workspace boleh merujuk ke submodule spec
- source spec aktif tidak boleh bergantung pada link ke root workspace
- link lintas repo non-root sebaiknya dihindari sampai struktur multi-repo final benar-benar diterapkan
- jika suatu konteks belum bisa dirujuk secara stabil dari repo spec mandiri, konteks itu tidak perlu ditautkan dari dalam source spec