RelGeo mendukung dua permukaan markdown yang sengaja dibedakan:
rguntuk membaca sourcerelgeountuk menampilkan hasil render atau embed
Pemisahan ini penting agar pembaca dan author bisa memilih niatnya dengan jelas.
Kapan memakai rg
Gunakan rg ketika source RelGeo sendiri adalah bagian dari isi dokumen.
Contohnya:
- tutorial syntax
- pembahasan kontrak bahasa
- review atau audit source
- artikel yang ingin menunjukkan aturan gambar baris demi baris
Contoh:
version: 0.5
metaPresets:
:
fill: "#e2e8f0"
stroke: "#64748b"
objects:
panel:
type: rect
size: [80, 40]
place:
topLeft: [0, 0]
metaPreset: plate
holes:
- circle:
center: panel.center
radius: 10
Pada mode ini, pembaca diharapkan membaca source sebagai artefak utama.
Kapan memakai relgeo
Gunakan relgeo ketika yang harus muncul di dokumen adalah gambar hasil render, bukan code block kedua.
Contohnya:
- preview gambar di artikel
- embed hasil gambar di dokumentasi produk
- halaman yang ingin menunjukkan bahwa RelGeo bisa hidup alami di Markdown
Contoh dengan source yang sama:
Pada mode ini, code tidak ditampilkan ulang. Yang muncul adalah hasil render.
Prinsip Kontrak Publik
Yang ingin dijaga oleh docs-site dan plugin markdown RelGeo adalah:
- satu source bisa dipakai untuk dua niat baca yang berbeda
rgmenekankan source readabilityrelgeomenekankan rendered artifact- author tidak perlu mengekspor gambar ke PNG hanya untuk menyisipkannya ke Markdown
Ini adalah bagian penting dari visi RelGeo sebagai bahasa untuk gambar vektor bebas yang bisa hidup di medium teks.